Apakah Bahasa Pemrograman Php Itu Tidak Didesain Dengan Baik?

: 1391 | : 0 | : 25 April 2017 | Programming


Kemong 69
- Kontributor

Tags

Ya, PHP adalah bahasa yang didesain dengan sangat buruk (baca : PHP: a fractal of bad design jika ada keraguan di benak mu), tapi jika kamu mengajukan pertanyaan ini maka kamu salah paham terhadap PHP

Mari kita mulai dengan memahami dari mana asal usulnya bahasa PHP ini dan ditujukan untuk apa bahasa ini pada awalnya. Wawancara bersama Rasmus Lerdorf ini, pencipta PHP, sedikit banyak dapat mencerahkan kita tentang apa itu PHP secara mendalam. Kamu bisa melihat artikel asli wawancaranya disini

Well, I didn’t plan PHP. I think in terms of solving problems, not in terms of software projects. I actually hate programming, but I love solving problem

Terjemahan: "Oke, sebenarnya saya tidak merencanakan PHP. Saya berpikir dalam rangka memecahkan permasalahan-permasalahan, bukan dalam kerangka pembuatan proyek perangkat lunak. Sebenaranya saya membenci proses pemrograman, tapi saya senang memecahkan masalah."

Sebenarnya, adalah sebuah kesalah-pahaman jika ada orang yang berpendapat bahwa PHP itu adalah bahasa yang didesain dari awal. Tentu saja, terlihat dari luar memang sepertinya bahasa ini dedesain sedemikian rupa, tapi bagi saya gambaran mendesain sebuah bahasa adalah seseorang dengan pengalamannya yang luar biasa duduk menghabiskan waktu 1 - 2 tahun untuk medesain sebuah bahasa -- seperti ini lah bagaimana bahasa Clojure, C# dan Haskell diciptakan. Hal yang seperti ini tidak terjadi pada PHP. PHP ini justru menurut saya adalah bahasa yang menjadi besar karena terus bertumbuh.
Kalau kamu ragu tentang ini, kamu bisa lihat artikel berikut ini - RE: Flexible function naming.

Rasmus: "htmlspecialchars adalah sebuah fungsi yang sangat awal. Kembali ke masa itu PHP hanya punya kurang dari 100 fungsi dan mekanisme fungsi hashing dulunya adalah strlen(). ... Ini terjadi sekitar akhir tahun 1994 ketika PHP hanyalah sebuah alat bagi kepentingan saya sendiri dan saya tidak terlalu khawatir jika suatu saat saya tidak dapat mengingat beberapa nama fungsi."

Kamu seharusnya dapat memahami bahwa PHP ditulis oleh Rasmus Lerdorf kurang lebih akibat kecelakaan yang terus berkembang secra konstan dengan bertambahnya fungsi-fungsi pembantu pengerjaan pemrograman website. 
Saya pikir tidak ada yang dapat menjelaskannya dengan lebih baik selain Rasmus Lerdorf sendiri :

Rasmus: "Pada akhirnya, apa yang saya pikir dahulu sebagai pembeda PHP dari bahasa lainnya, masih sama dengan saat ini, yaitu PHP selalu mencoba untuk menemukan jalan pintas untuk memecahkan permasalahan Web. PHP tidak mencoba untuk menjadi bahasa scripting yang multi fungsi dan siapapun yang mencari jalan memecahkan masalah web biasanya akan menemukan solusi yang langsung menuju titik permasalahan lewat PHP. Banyak alternatif lain yang mengklaim dapat memecahkan masalah yang sama pada akhirnya menjadi begitu kompleks. Ketika kamu terburu-buru dan tidak ingin menghabiskan waktu kamu membaca buku panduan manual setebal 800 halaman milik bahasa pemrograman lain, PHP akan terlihat sebagai pilihan terbaik karena kesederhanaannya."

Mengerti? Ya, dari beberapa sudut pandang, PHP adalah bahasa yang sangat aneh, tapi ketika kamu berada dalam sebuah situasi dimana kamu memerlukan jalan tersingkat untuk memecahkan sebuah masalah yang berkaitan dengan web, memiliki sedikit pengalaman pemrograman web, dan tidak perlu mempertimbangkan konsekuensi jangka panjang dari program yang kamu tulis, maka PHP adalah solusi yang paling masuk akal.

Ibaratnya adalah seperti ini, kamu memiliki sebuah meja yang rusak?
Kamu bisa pergi ke toko, membeli beberapa peralatan, mempelajari ilmu pertukangan, dan menghabiskan waktu akhir pekan memperbaiki meja tersebut dan memolesnya...

...atau kamu bisa saja memperbaiki meja tersebut dengan lakban karena orang-orang akan datang dalam waktu 2 jam kedepan untuk acara pesta.

Diterjemahkan dari artikel di Medium.com. Arikel asli : 
Is PHP a badly designed programming language

Login untuk melihat komentar


Powered by: