Cara Mempersiapkan Database Mysql Pada Localhost

: 139 | : 0 | : 06 May 2017 | Programming


Kemong 69
- Kontributor

Tags | CRUD | MySQL | PHP

Seri pertama tutorial Operasi CRUD menggunakan PHP dan MySQL untuk pemula, mempersiapkan localhost untuk menjalankan Apache dan MySQL menggunakan XAMPP

Database telah menjadi sebuah komponen yang sangat penting dalam setiap proyek pengembangan web. Mulai dari sebuah blog sederhana hingga sebuah portal perusahaan besar. Dalam seri tutorial kali ini, kita akan menelisik pentingnya sebuah database dan bagaimana caranya kita dapat menggunakan DBMS (DataBase Management System) yang populer dan PHP dalam sebuah skenario dunia nyata.

Apa itu Database?
Sebuah database adalah sebuah koleksi data dan informasi yang disimpan secara terorganisir yang dapat kita ambil datanya, kita perbarui, dan kita hapus di kemudian hari. DAtabase dapat disimpan dalam bentuk dokumen(file) atau dalam beberapa tabel berbeda di dalam sebuah sistem.
Sebuah Tabel berisikan baris dan kolom. Kolom adalah entitas berbeda dari sebuah tabel, contohnya, jika kita membuat sebuah tabel tentang guru, entitasnya mungkin berisikan ID, Nama, Umur, dan Kualifikasi. Database dapat menjadi sebuah koleksi data apapun, bisa saja berisi koleksi dari film-film yang kamu tonton, atau murid-murid yang ada disekolah.

Apa itu Sistem Management Database (DBMS)?
Manajemen database membantu kamu menangani database yang kamu miliki dan mempermudah kamu untuk membuat fungsi yang akan digunakan untuk memasukkan, memperbarui, serta menghapus dan menapilkan (CRUD - Create, Retrieve, Update, Delete)  ini dari database kamu. Tergantung dari seberapa kompleks data yang kamu miliki, ada banyak cara untuk mengatur database. Sebagai contoh, jika data kamu hanya berupa koleksi film-film, kamu dapat menggunakan sebuah DBMS sederhana untuk mengaturnya. Tapi, jika kamu harus berurusan dengan database yang kompleks seperti sebuah Sistem Manajemen Sekolah, maka mula-mula kamu harus membuat 2 database berbeda untuk guru dan untuk siswa, kemudian tabel lainnya untuk mata pelajaran, dan tabel lainnya lagi yang berisikan daftar mata pelajaran beserta guru yang mengajarnya, lalu sebuah tabel lain lagi yang berisikan kelas beserta daftar muridnya, terus menerus tabel bertambah hingga database kamu menjadi begitu kompleks.
Oleh karena suatu data akan berkorelasi dengan data lainnya, dan kamu harus memastikan tidak ada konflik diantara data tersebut, untuk alasan ini kita akan menggunakan Sistem Manajemen Relasi Database (RDBMS - Relational DataBase Management System) yang akan membantu kamu menangani data kompleks seperti iini dengan mudah.  

Apa itu MySQL?
MySQL adalah sebuah sistem manajemen database yang dikembangkan oleh perusahaan berna,a Oracle yang digunakan oleh hampir semua web server di dunia. MySQL dapat dijalankan pada berbagai macam Sistem Operasi. MySQL mudah, cepat dan dapat digunakan untuk tipe database apapun baik itu database berkorelasi ataupun database sederhana, baik dalam skala besar ataupun kecil.

Mengkonfigurasikan Sistem untuk MySQL dan PHP
Oleh karena PHP dan MySQL adalah bahasa pemrograman backend, kita memerlukan sebuah server untuk berlatih. Untuk kepentingan pembelajaran kita sebaiknya menyiapkan server pada localhost. inilah yang perlu kita lakukan.

Untuk membuat sebuah local host pada komputer kita, kita dapat menggunakan XAMPP ataupun WAMPP. Keduanya sama sama mendukung MySQL dan PHP. Kita akan menggunakan XAMPP karena sifatnya yang dapat digunakan pada segala Sistem Operasi. Berikut adalah cara memasang XAMPP.

  1.  Download XAMPP Installer dari sini, sesuaikan dengan Sistem Operasi yang kamu gunakan.
  2.  Setelah selesai kita klik dua kali pada file .exe dan mulai proses pemasangan dengan memilih bahasa yang kamu inginkan.
    select_language_0.png

     
  3. Jika kamu menggunakan Windows, dan sebuah dialog muncul yang mengatakan bahwa kamu tidak boleh memasang XAMPP pada C:\program files, klik saja OK
    avoid_install_0.png

     
  4. Klik Next dan pastikan bahwa semua kotak telah terceklis.
    choose_components_0.png

    xampp_setup_wizard_0.png

     
  5. Klik Next dan tunggu hinggal proses pemasangan selesai.
    installation_progress_2.png
  6. Selesaikan proses pemasangan dan klik Yes pada dialog untuk membuka kontrol panel.
    installation_complete_0.png

  7. Jika kontrol panel XAMPP tidak mulai berjalan secara otomatis, coba cari di menu lalu klik untuk memulainya. Setelah berjalan, kamu akan melihat jendela seperti ini:
    start.png

     

  8. Klik tombol start disebelah Apache, dan tunggu sampai Apache mulai berjalan. Setelah Apache berhasil dijalankan, clik tombol Start disebelah MySQL. Tunggu hingga MySQL mulai berjalan, saat itu selesai maka Apache dan MySQL telah berhasil dijalankan.
    xampp_running_3.png

  9. Sekarang buka browser kamu dan ketikan localhost, jika kita dialihkan ke localhost/xampp/splash.php berarti kita telah berhasil mengkonfigurasikannya.

Ini adalah tutorial sederhana untuk mengatur MySQL dan PHP menggunakan XAMPP untuk pemula.
Artikel selanjutnya adalah 
Bagaimana Cara Mengkoneksikan Database Mysql Dan Website Php

Login untuk melihat komentar


Powered by: